PT Equityworld Futures Semarang – Emas Dekati Puncak, Apa Fed Makin Lembek?
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat mendekati level tertinggi dua minggu pada Rabu (26/11), yang didorong data ekonomi AS yang cenderung lemah dan kembali menguatkan spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan.
Harga spot gold naik sekitar 0,7% ke US$4.159,23 per troy ons, tertinggi sejak 14 November, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,4% ke sekitar US$4.155,90 per troy ons.
Analis UBS Giovanni Staunovo menyebut pelaku pasar mulai kembali memasukkan skenario pemangkasan suku bunga Desember ke dalam harga. Suku bunga yang lebih rendah biasanya positif bagi emas karena menurunkan daya tarik aset berbunga. UBS sendiri masih melihat potensi kenaikan emas dalam jangka dekat, dengan proyeksi harga di kisaran US$4.200 per ons pada akhir tahun dan US$4.500 per ons pada pertengahan tahun depan.
Dari sisi data, penjualan ritel AS bulan September naik lebih kecil dari perkiraan, sementara indeks harga produsen (PPI) sesuai ekspektasi. Kepercayaan konsumen AS juga melemah di November karena rumah tangga makin khawatir soal pekerjaan dan kondisi keuangan.
Serangkaian data “dingin” ini datang setelah komentar bernada dovish dari sejumlah pejabat The Fed. Menurut CME FedWatch, kini pasar melihat peluang sekitar 83% untuk pemangkasan suku bunga bulan depan, melonjak dari hanya 30% sepekan lalu.
Tambahan sentimen dovish datang dari kabar bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett muncul sebagai kandidat terdepan pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, sejalan dengan preferensi Presiden Donald Trump terhadap kebijakan yang lebih longgar.
Pasar juga menunggu rilis klaim pengangguran mingguan AS sebagai indikator kesehatan pasar tenaga kerja dan arah kebijakan The Fed berikutnya.
Di logam lain, perak spot naik 1,3% ke US$52,09 per ons, platinum menguat 0,4% ke sekitar US$1.559,96, dan palladium naik tipis 0,1% ke sekitar US$1.398,79.
PT Equityworld Futures Semarang
No Comments