Grup Bakrie (BNBR) Jajaki Bisnis Data Center, Ini Kata Anindya Bakrie | EQUITYWORLD SEMARANG
Holding Group bisnis Keluarga Bakrie, PT Bakrie dan Brothers Tbk. (BNBR) berbicara mengenai minat menggarap bisnis data center.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Holding Group bisnis Keluarga Bakrie, PT Bakrie dan Brothers Tbk. (BNBR) berbicara mengenai minat menggarap bisnis data center.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso buka suara soal panel surya asal Indonesia terancam dikenai tarif hingga 143 persen oleh Amerika Serikat (AS).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kerugian negara dalam kasus korupsi kuota haji.
Kementan menilai sikap Arab Saudi melarang impor ayam dan telur RI jadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia di perdagangan global produk ternak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sucor Asset Management (Sucor AM) kembali menorehkan prestasi di industri pasar modal nasional dengan meraih total 15 penghargaan dalam ajang Best Mutual Fund Awards 2026. Acara...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menegaskan pentingnya transformasi koperasi sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi syariah dan memperluas pangsa pasar halal Indonesia yang dinilai...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Riandy Laksono mengatakan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS) mengamankan sekitar 2 persen akses...
REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK — Perusahaan energi nuklir Rusia, Rosatom, menawarkan dua opsi teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang diklaim aman dan bersih untuk investasi di Kalimantan Barat (Kalbar). “Kami memiliki…
Kementan menilai dampak kebijakan pembatasan impor terhadap industri unggas nasional dari sisi ekonomi cenderung terbatas.
IHSG stagnan di level 8.235,48 setelah tertekan. Tekanan berasal dari saham big caps. Potensi koreksi lanjutan terlihat dengan pola Bearish Rising Wedge.