China dan AS Kalah! Negara Kecil Ini Paling Rajin Beri Utang ke RI | EQUITYWORLD SEMARANG
Utang luar negeri Indonesia per Februari 2026 mencapai US$ 437,9 miliar. Singapura, AS, dan China adalah kreditor utama, dengan tren utang yang bervariasi.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Utang luar negeri Indonesia per Februari 2026 mencapai US$ 437,9 miliar. Singapura, AS, dan China adalah kreditor utama, dengan tren utang yang bervariasi.
Analis menilai sentimen investor terhadap rupiah masih lemah, dan arus dana asing keluar dari pasar keuangan RI masih membebani.
Emiten sawit Grup Astra PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mengumumkan untuk membagikan dividen final sebesar Rp335 per saham.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan denda Rp 755 miliar kepada 97 perusahaan pinjaman daring (pindar) menuai sorotan. Kebijakan ini dinilai tak hanya berdampak ke industri,...
PT BNI berencana menerbitkan AT1 Baru di luar negeri untuk memperkuat permodalan dan mendukung ekspansi bisnis, serta melakukan buyback AT1 Eksisting.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA β Tren gaya hidup sehat dan aktivitas olahraga di perkotaan dimanfaatkan pelaku industri asuransi untuk memperluas basis nasabah. Pendekatan ini tidak hanya menyasar perlindungan risiko, tetapi juga mengaitkan...
Disney PHK 1.000 karyawan di tengah tekanan industri hiburan global, CEO Josh DβAmaro kirim memo menyentuh ke karyawan. Baca informasi selengkapnya di sini
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menegaskan relaksasi kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang tidak mencatat tunggakan pinjaman di bawah Rp1 juta, bukan untuk menghindari catatan…
Menkop Ferry menekankan bahwa arah pengembangan ekonomi syariah harus lebih fokus pada sektor riil, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
PT Astra International Tbk. akan menggelar RUPST pada 23 April 2026, membahas laba bersih Rp 32,76 triliun, dividen Rp 390 per saham, dan perubahan manajemen.