IHSG Ngegas 2,7%, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini | EQUITYWORLD SEMARANG
Investor asing mencatatkan net sell Rp3,13 triliun, namun saham seperti INPP dan BREN justru diborong. IHSG naik 2,71% dengan transaksi aktif.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Investor asing mencatatkan net sell Rp3,13 triliun, namun saham seperti INPP dan BREN justru diborong. IHSG naik 2,71% dengan transaksi aktif.
Kisah inspiratif Sayat, tukang becak yang mendadak kaya dengan memenangkan undian Rp 1 miliar. Ia berinvestasi dan fokus pada ibadah serta keluarga.
Investor asing melepas saham di BEI dengan net sell Rp5,57 triliun dalam dua hari. Meski IHSG menguat, tekanan pada saham perbankan tetap tinggi.
Analis memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan jangka pendek selama mampu bertahan di atas support minor 5.519.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) akan membagikan dividen sebesar Rp 5,04 triliun kepada para pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan 70 persen...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih sebesar Rp 7,92 triliun pada 2025, meningkat 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi kinerja keuangan terbaik sepanjang...
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Munas HIPMI menegaskan pentingnya nasionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta – Ketua Badan Anggaran DPR RI, M H Said Abdullah, mengingatkan pemerintah agar memanfaatkan bonus demografi secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, Indonesia…
Dengan jumlah lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia, penguatan kapasitas ekonomi desa dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pengembangan family office di Pusat Keuangan Internasional (IFC) Bali berpotensi menarik ratusan miliar dolar AS.