Wamenlu: Negara yang Gabung Agresi AS Sah Jadi Target Iran | EQUITYWORLD SEMARANG
Wamenlu Iran, Majid Takht-Ravanchi mengatakan bahwa negara mana pun yang bergabung dengan agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan jadi target sah bagi Teheran.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Wamenlu Iran, Majid Takht-Ravanchi mengatakan bahwa negara mana pun yang bergabung dengan agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan jadi target sah bagi Teheran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait keputusan lembaga pemeringkat internasional yang merevisi outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif. Menurut dia, penilaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Sabtu (7/3/2026) pukul 09.00 WIB, mengalami lonjakan Rp35.000 dari semula Rp3.024.000 menjadi Rp3.059.000 per gram (gr).…
Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun pada dua bulan pertama 2026. Angka ini tumbuh 30,4 persen secara tahunan.
Dominasi mobil listrik buatan China di pasar global makin tak terbendung. Tapi jangan salah, tidak semua negara “ramah” terhadap merek Negeri Tirai Bambu. Ada yang pasarn
Purbaya masih menghitung dampak pemberian insentif kendaraan listrik terhadap defisit APBN, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi keluhan sebagian pekerja terkait pemotongan pajak atas tunjangan hari raya (THR). Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan bagian dari sistem perpajakan yang...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi Fitch Ratings yang memangkas outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Arya Sinulingga mengaku khawatir dengan situasi penerbangan internasional yang berpotensi memengaruhi kedatangan para pemain diaspora Timnas Indonesia menjelang agenda FI
Hilirisasi dinilai bukan sekadar strategi industri, melainkan bagian dari ikhtiar bangsa untuk menghadirkan nilai tambah dan maslahat yang lebih luas.