Harga Emas Antam Turun Rp15 Ribu Jadi Rp2,630 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG
Harga emas Antam turun Rp15 ribu menjadi Rp2,630 juta per gram padaSelasa (30/6), harga buyback juga anjlok Rp25 ribu ke Rp2,335 juta per gram.
Harga Emas Antam Hari Ini Turun jadi Rp 2.630.000 per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG
Harga emas batangan Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.630.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2.645.000 per gram.
Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 555 Saham Merah | EQUITYWORLD SEMARANG
IHSG dibuka melemah 0,33% ke 5.801,45 pada 30 Juni 2026.
Rupiah Loyo ke Rp17.855 per Dolar AS Selasa Pagi | EQUITYWORLD SEMARANG
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 34 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.855 per dolar AS pada perdagangan Selasa (30/6) pagi.
Saham Big Cap Loyo, IHSG Dibuka Melemah 0,33 Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG
Kemarin, IHSG ditutup melemah 1,28 persen atau turun 75,34 poin ke level 5.820,79. Pelemahan itu menunjukkan tekanan jual yang masih mendominasi hampir seluruh sektor.
Era Baru Finfluencer, Wajib Edukatif Hingga Ungkap Praktik Endorse | EQUITYWORLD SEMARANG
Kehadiran finfluencer dapat tingkatkan literasi keuangan, namun berisiko jika tidak sesuai aturan. OJK awasi praktik mereka untuk mencegah penipuan.
IHSG Turun 1,30 Persen ke 5.745 Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG
IHSG dibuka melemah pada perdagangan Selasa (30/6). Indeks saham turun 75,45 poin atau 1,30 persen ke level 5.745,34.
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG
Rupiah harus membuka perdagangan dengan terkoreksi melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (30/6/2026).
Breaking! IHSG Dibuka Anjlok 1% Lebih Balik ke Level 5.700 | EQUITYWORLD SEMARANG
IHSG dibuka melemah 0,33% pada 30 Juni 2026, melanjutkan tren koreksi. Sentimen pasar dipengaruhi ketegangan AS-Iran dan data ekonomi AS yang akan dirilis.
Pola Transaksi Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Perdagangan Saham NSSS | EQUITYWORLD SEMARANG
Bursa Efek Indonesia memantau perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) karena indikasi transaksi tidak wajar. Investor diminta waspada.
