Klarifikasi Pemerintah soal 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal | EQUITYWORLD SEMARANG
Kemenko Perekonomian mengklarifikasi pernyataan Menko Airlangga Hartarto soal potensi 1.800 ton emas masyarakat yang disebut masih disimpan 'di bawah bantal'.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kemenko Perekonomian mengklarifikasi pernyataan Menko Airlangga Hartarto soal potensi 1.800 ton emas masyarakat yang disebut masih disimpan 'di bawah bantal'.
Kemenko Bidang Perekonomian menjelaskan soal potensi emas sebesar 1.800 ton di bawah bantal masyarakat Indonesia merupakan metafora, bukan maksud harfiah.
Kemenko Perekonomian menjelaskan istilah "emas di bawah bantal" sebagai metafora.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memindahkan 20 persen dari 1.800 ton emas milik warga...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan potensi emas yang masih disimpan 'di bawah bantal' oleh masyarakat sangat besar, mencapai 1.800 ton.
Stok emas masyarakat Indonesia yang tersimpan di bawah bantal mampu menyaingi stok emas resmi negara-negara besar
Pemerintah menugaskan dua lembaga jasa keuangan mencari cara membuat masyarakat makin percaya menyimpan aset emasnya di sistem keuangan
Masih ada 1.800 ton emas yang masih bersemayam di bawah bantal masyarakat Indonesia.
Di tengah pertumbuhan kendaraan elektrifikasi yang semakin pesat di Indonesia, BYD resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) sebagai strategi baru pabrikan China itu.