Airlangga Sebut Rupiah Loyo Efek Musim Haji Kerek Permintaan Dolar AS | EQUITYWORLD SEMARANG
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut dipengaruhi oleh musim haji.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut dipengaruhi oleh musim haji.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2026) petang WIB. Dalam…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen sebagai sinyal kuatnya daya tahan ekonomi nasional. Angka ini bahkan melampaui sejumlah negara besar...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen sebagai sinyal kuatnya daya tahan ekonomi nasional. Angka ini bahkan melampaui sejumlah negara besar...
Airlangga memastikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen di kuartal I-2026, merupakan yang tertinggi di antara sejumlah negara G20 yang telah merilis data serupa.
Menko Airlangga mengatakan pertumbuhan perekonomian Indonesia sebesar 5,61 persen (yoy) pada kuartal I 2026 tumbuh di atas beberapa negara G20.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menebar senyum saat ditanya soal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026.
Airlangga menegaskan Indonesia tidak termasuk negara Asia yang dituding Amerika Serikat (AS) sengaja melemahkan mata uang untuk mendongkrak daya saing.
Pemerintah dorong penguatan pasar modal untuk Gen Z, dengan harapan meningkatkan ketahanan keuangan.
Menkoperekonomian Airlangga Hartarto dorong peningkatan IPO di pasar modal. Investasi tumbuh 7,22% dan kebutuhan pembiayaan diperkirakan meningkat signifikan.