Harga Minyak Dunia Naik ke US$83,48 per Barel | EQUITYWORLD SEMARANG
Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat (7/8), setelah muncul kekhawatiran baru terkait rencana pembukaan Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat (7/8), setelah muncul kekhawatiran baru terkait rencana pembukaan Selat Hormuz.
Menkeu Purbaya memastikan pemerintah tetap menjaga harga BBM bersubsidi seperti Pertalite, meski harga minyak dunia kembali menembus level US$100 per barel.
Harga minyak dunia kembali terkerek naik ke level US$ 80 per barel imbas memanasnya perang Iran-Amerika Serikat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz mulai mendorong pemulihan perdagangan energi global. Data perusahaan pemantau arus perdagangan global,...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz mulai mendorong pemulihan perdagangan energi global. Data perusahaan pemantau arus perdagangan global,...
Harga minyak terdorong setelah Swiss menyatakan bahwa perundingan yang direncanakan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak akan berlangsung sesuai jadwal.
Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Kamis (18/6), setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara.
Harga minyak dunia kembali menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan Rabu (3/6), seiring memanasnya konflik di Timur Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan Indonesia telah mengantongi komitmen pasokan minyak mentah dan produk minyak dari Rusia hingga 150 juta barel pada...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan impor minyak sebesar 150 juta barel dari Rusia segera tiba di Indonesia.