Asing Masih Net Sell di Sesi 1, tapi Pelan-Pelan Borong Saham Bank | EQUITYWORLD SEMARANG
Investor asing mencatat net sell Rp125,08 miliar di pasar saham Indonesia. Saham perbankan seperti BBCA dan BMRI tetap diminati meski ada aksi jual.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Investor asing mencatat net sell Rp125,08 miliar di pasar saham Indonesia. Saham perbankan seperti BBCA dan BMRI tetap diminati meski ada aksi jual.
IHSG naik 1,81% ke level 6.521,75 dengan 578 saham menguat. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp262,11 miliar. Simak saham-saham unggulan!
HP Capital Resources meningkatkan kepemilikan saham Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menjadi 22,44% setelah membeli 227 juta saham.
Morgan Stanley baru saja membeli sebanyak 3,79 miliar saham GOTO senilai Rp87,3 miliar. Transaksi ini membuat kepemilikannya di GoTo menembus 5 persen.
Morgan Stanley membeli 3,79 miliar saham GOTO senilai Rp87,30 miliar dalam dua transaksi. Kepemilikan sahamnya kini mencapai 5,16% dari total hak suara.
Pengendali PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC), Bogamulia Nagadi, membeli 2,11 juta saham TSPC dengan harga Rp2.752 per saham.
Investor asing mencatat net buy Rp974,6 miliar di pasar saham Indonesia, dengan BBRI menjadi yang paling diburu. Saham perbankan menunjukkan minat kuat.
Perusahaan milik Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), membantah bakal mengakuisisi sekitar 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Direktur Astra International Djap Tet Fa membeli 500 ribu lembar saham ASII seharga Rp 2,4 miliar.
Aksi jual bersih asing mencapai Rp1,58 triliun, namun saham DSSA, BBCA, dan BBRI justru jadi buruan dengan net buy jumbo Rp21,58 triliun.