BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang | EQUITYWORLD SEMARANG
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) laporkan laba Rp4,15 triliun di semester I-2026, tumbuh 11% yoy, didorong oleh fee based income dan bisnis emas.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) laporkan laba Rp4,15 triliun di semester I-2026, tumbuh 11% yoy, didorong oleh fee based income dan bisnis emas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membukukan pendapatan bersih sebesar 82,1 juta dolar AS pada semester I 2026 atau tumbuh 22,8 persen dibandingkan periode yang sama...
Kinerja tersebut mencerminkan resiliensi model bisnis terintegrasi Perseroan di tengah volatilitas industri petrokimia global, yang didukung oleh diversifikasi portofolio
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – bank bjb kembali membukukan kinerja positif pada Semester I Tahun 2026 di tengah dinamika ekonomi serta tantangan industri perbankan. Melalui strategi growth with quality, Perseroan terus memperkuat...
PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat arus peti kemas (throughput) sebesar 1.817.738 TEUs pada semester I 2026 atau meningkat 7 persen dibandingkan periode lalu.
PT Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp8,51 triliun di 2026, tumbuh 253%. Transformasi bisnis dan efisiensi operasional jadi kunci keberhasilan.
Bos BEI mengatakan sepanjang 2025 terdapat 26 perusahaan yang melantai di bursa dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp155,2 triliun saat IPO.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Mahaka Media Tbk atau mahakaX membukukan pendapatan sebesar Rp 184 miliar sepanjang 2025. Perseroan menyatakan akan memperkuat efisiensi dan kolaborasi bisnis untuk menjaga keberlanjutan usaha di...
Perseroan membukukan capaian laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (Profit After Tax and Minority Interest/PATMI) sebesar Rp410 miliar pada Triwulan I 2026.
Bank sentral menyatakan defisit masih terjadi pada transaksi berjalan, transaksi modal serta finansial di tengah tekanan pasar keuangan global.