Video: Investor Pantau Risiko Defisit APBN 3%, Ini Efeknya ke Pasar RI | EQUITYWORLD SEMARANG
Investor Pantau Risiko Defisit APBN Lebih Dari 3%, Ini Efeknya Ke Pasar Keuangan RI
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Investor Pantau Risiko Defisit APBN Lebih Dari 3%, Ini Efeknya Ke Pasar Keuangan RI
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) meski harga minyak global meningkat akibat tensi geopolitik...
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal di tengah dinamika global, termasuk mengantisipasi kenaikan harga energi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berupaya memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga…
Banggar DPR RI merespons pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengenai rencana pelebaran defisit APBN di atas 3 persen dari PDB.
Batas defisit 3 persen dari PDB diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi sejumlah anggapan yang menyebut bahwa pemerintah bakal melakukan pelebaran defisit APBN 2026 hingga melampaui 3 persen.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah belum akan merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 meski kondisi ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian. Kementerian Keuangan...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mengambil langkah penghematan agar defisit fiskal tidak menembus 3 persen dari PDB.
Indef menilai konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran di Timur Tengah berisiko memperlebar defisit APBN.