Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat | EQUITYWORLD SEMARANG
Survei LPEM UI menyebut 48 persen ekonom menilai ekonomi Indonesia memburuk.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Survei LPEM UI menyebut 48 persen ekonom menilai ekonomi Indonesia memburuk.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen melalui penciptaan lapangan kerja dengan berbagai program strategis, mulai dari Makan Bergizi...
Presiden Prabowo tengah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus ke angka 8 persen. Salah satu strateginya adalah dengan menciptakan banyak lapangan kerja.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan berbagai program pemerintah, seperti pemberian diskon, kebijakan kerja fleksibel (work from anywhere/WFA), serta bantuan sosial, dapat mendorong aktivitas ekonomi...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5 persen tercapai pada kuartal I 2026.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini daya beli masyarakat terjaga selama periode Ramadhan dan optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 mampu mencapai 5,7 persen
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5 persen pada kuartal I 2026 dapat tercapai berkat konsumsi masyarakat yang meningkat selama...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Lembaga riset Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) memperkirakan potensi ekonomi mudik pada Ramadan 2026 mencapai Rp347,67 triliun dalam skema moderat hingga Rp417,20 triliun dalam skema...
The Fed menahan suku bunga di 3,5 persen saat perang Iran memicu lonjakan harga minyak dan ancaman inflasi. Ketidakpastian meningkat, arah ekonomi AS kian abu-abu.
Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Surya Vandiantara menilai, kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus ekonomi menjelang Lebaran 2026 sangat tepat.