Fundamental Ekonomi dan Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi RI | EQUITYWORLD SEMARANG
Indonesia tetap menarik bagi investasi jangka panjang berkat fundamental ekonomi yang kuat, reformasi pasar modal, dan pertumbuhan investor domestik
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Indonesia tetap menarik bagi investasi jangka panjang berkat fundamental ekonomi yang kuat, reformasi pasar modal, dan pertumbuhan investor domestik
Kiki OJK mengatakan, keputusan S&P Global Ratings menjadi sinyal positif terjaganya fundamental ekonomi & stabilitas sistem keuangan Indonesia menghadapi dinamika global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, meminta bank-bank badan usaha milik negara (BUMN) memperkuat fundamental bisnis agar semakin sehat,...
OJK menyatakan pasar modal Indonesia masih dipengaruhi ketidakpastian global, namun resiliensi terjaga dengan pertumbuhan investor dan likuiditas yang baik.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Volatilitas pasar keuangan masih membayangi perekonomian. Namun, sejumlah indikator menunjukkan fundamental ekonomi domestik tetap relatif terjaga sehingga peluang investasi dinilai masih terbuka bagi investor yang memiliki strategi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menegaskan fokus pada penguatan fundamental bisnis jangka panjang di tengah dinamika industri aset kripto. Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan permodalan, tata...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan dana hingga Rp500 miliar untuk pembelian kembali atau buyback saham di tengah kondisi pasar modal yang masih berfluktuasi....
Perbanas menilai sektor perbankan Indonesia tetap sehat di tengah ketidakpastian global, kredit dan likuiditas terjaga, dukung perekonomian nasional.
Perhatian terhadap saham-saham BUMN dinilai Dirut BRI sebagai cerminan keyakinan atas prospek sektor perbankan yang menunjukkan kinerja dan fundamental solid.
Kondisi pasar keuangan Indonesia terpuruk, meski pemerintah mengaku fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.