BEI Sebut Karhutla Berpotensi Ganggu Pasokan Bursa Karbon | EQUITYWORLD SEMARANG
Kebakaran hutan di Kalimantan berpotensi memengaruhi pasokan unit karbon di pasar modal. BEI mencatat perdagangan karbon mencapai 1,9 juta ton CO2e.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kebakaran hutan di Kalimantan berpotensi memengaruhi pasokan unit karbon di pasar modal. BEI mencatat perdagangan karbon mencapai 1,9 juta ton CO2e.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemulihan jaringan listrik pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung relatif cepat. Kondisi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peredaran bearing palsu berpotensi mengganggu pasar produk resmi karena merugikan konsumen sekaligus pelaku usaha yang menjalankan bisnis secara sah. The TIMKEN Company mengingatkan pengguna akhir dan...
Capcom optimistis pergeseran industri gim ke distribusi digital tidak akan berdampak besar pada penjualan. Lebih dari 90 persen penjualan game perusahaan digital.
Kemenko Perekonomian menyatakan investasi yang masuk ke KEK masih menunjukkan tren positif.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan layanan air bersih PAM Jaya tetap berjalan selama pelaksanaan pemeliharaan gardu listrik yang menyuplai fasilitas operasional perusahaan air minum...
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, memastikan proses integrasi Pendidikan berjalan lancar. Kegiatan ini juga tidak menggangu jalannya KBM
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan rupiah tidak mengganggu kondisi fiskal. Fokus pada pertumbuhan ekonomi untuk memperkuat mata uang.
Asosiasi Pertambangan Indonesia menyatakan kepastian hukum restitusi pajak sangat penting bagi kepercayaan investor.
Kemenperin memastikan seluruh fungsi pelayanan, baik kepada masyarakat maupun pelaku usaha, tetap berjalan optimal, responsif, dan tepat waktu.