Gubernur BI: IMF Memandang Ekonomi Global Tetap Resilien | EQUITYWORLD SEMARANG
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan IMF memandang perekonomian global tetap resilien, meski menghadapi ketidakpastian yang makin kompleks
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan IMF memandang perekonomian global tetap resilien, meski menghadapi ketidakpastian yang makin kompleks
Girl group asal Indonesia, no na, kembali mencuri perhatian industri musik internasional melalui perilisan single terbaru berjudul rollerblade. Lagu ini jadi sorotan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA β Akses investor ritel Indonesia ke saham global mulai bergeser ke platform kripto. Indodax merilis tujuh tokenized stocks yang merepresentasikan saham perusahaan global melalui teknologi blockchain. Instrumen ini…
Bareskrim Polri bersama otoritas penegak hukum Amerika Serikat, FBI, berhasil mengungkap sindikat penjualan phishing tools skala global yang beroperasi lintas negara.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, kondisi perbankan nasional dinilai masih stabil. Hal ini menjadi penopang penting bagi masyarakat yang menyimpan dana di sektor keuangan. PT Pemeringkat…
Dirut PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid mengatakan, di tengah tensi geopolitik dan fluktuasi harga komoditas, pasar butuh instrumen yang melindungi dari risiko.
BI menyampaikan, perekonomian global menilai Indonesia merupakan salah satu 'bright spot' dengan fundamental ekonomi yang kuat, kredibel, dan ketahanan ekonomi terjaga.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bertemu dengan sejumlah investor di New York dan Boston, Amerika Serikat.
Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, di hadapan para investor global dalam rangkaian IMF Spring Meeting 2026 di Amerika Serikat pada pekan ini.
Airlangga memastikan, para investor global masih mengakui ketangguhan fundamental ekonomi Indonesia, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.