Apa Saja Pemicu Lesunya Neraca Perdagangan Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG
Neraca perdagangan pada Januari-April 2026 terdiri dari surplus nonmigas sebesar US$ 14,16 miliar dan defisit migas sebesar US$ 8,52 miliar.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Neraca perdagangan pada Januari-April 2026 terdiri dari surplus nonmigas sebesar US$ 14,16 miliar dan defisit migas sebesar US$ 8,52 miliar.
Bursa Efek Indonesia ajak investor global dan domestik untuk berinvestasi di IHSG. BEI siapkan roadshow untuk tingkatkan permintaan pasar modal.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyampaikan akan membagikan dividen sebesar Rp 201 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya...
Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini lembaga penyedia indeks global bakal mempertahankan status pasar modal Indonesia sebagai Emerging Market.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sektor pariwisata Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta atau naik...
Di Indonesia, mobil-mobil asal Amerika tidak mampu mendominasi pasar seperti halnya merek Jepang. Bahkan beberapa merek Amerika pernah hengkang atau turun penjualannya.
Pupuk Indonesia akan memangkas 42 entitas usaha dalam dua tahun. Transformasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan daya saing industri pupuk.
Lembaga pemeringkat indeks saham global FTSE Russell mengeluarkan beberapa saham Indonesia dari daftar indeks FTSE GEIS.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kondisi fiskal Indonesia dinilai masih berada dalam jalur yang terkendali meski menghadapi tantangan ekonomi global dan kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat. Sejumlah indikator makroekonomi disebut masih...
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih tekor dagang dengan tiga negara yakni China, Australia dan Argentina sepanjang Januari-April 2026.