Trump Kecewa Israel Serang Depot Minyak Iran | EQUITYWORLD SEMARANG
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan kecewa dengan skala serangan udara Israel yang menargetkan depot bahan bakar minyak Iran pada akhir pekan lalu
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan kecewa dengan skala serangan udara Israel yang menargetkan depot bahan bakar minyak Iran pada akhir pekan lalu
PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak melanjutkan penguatan pada Kamis (5/3) seiring eskalasi perang AS–Israel dengan Iran terus mengganggu pasokan dan mengangkat kekhawatiran atas arus energi di Selat Hormuz.…
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perang antara Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran membawa kerugian ekonomi bagi Israel. Biaya yang harus ditanggung ekonomi Israel akibat perang dengan Iran diperkirakan mencapai...
PT Equityworld Futures Semarang – Iran di depan publik tetap menolak bernegosiasi dengan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri serangan AS dan Israel. Namun, menurut pejabat yang mendapat pengarahan, sehari…
Iran menyatakan siap untuk perang jangka panjang dan akan memastikan musuh-musuhnya "menyesali kesalahan perhitungan mereka", kata Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan
Harga minyak mentah berdasarkan asumsi makro APBN adalah US$ 70 dolar per barel.
Angkatan udara Israel menyatakan telah menjatuhkan lebih dari 1.200 bom di Iran dalam serangan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) selama 24 jam terakhir.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran pada Sabtu 28 Februari waktu setempat.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memastikan peluncuran gelombang pertama serangan roket terhadap Israel pada Sabtu 28 Februari 2026 usai negaranya diserang.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk menempuh jalur diplomasi sebagai jalan keluar, alih-alih terus meningkatkan eskalasi.