Kemenkeu Siap Ambil Alih Saham Kereta Cepat, Tak Pakai APBN | EQUITYWORLD SEMARANG
Kemenkeu akan alihkan saham kereta cepat dari konsorsium BUMN ke SMV untuk mengelola tanpa membebani APBN. Target pengalihan selesai September 2026.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kemenkeu akan alihkan saham kereta cepat dari konsorsium BUMN ke SMV untuk mengelola tanpa membebani APBN. Target pengalihan selesai September 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih kepemilikan 60 persen saham Whoosh di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proses...
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang KCIC akan diambil alih pemerintah. Konsorsium tetap ada, dengan 60% saham Indonesia dan 40% China.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih proses penyelesaian restrukturisasi utang dan pengelolaan kereta cepat Jakarta-Bandung. Hal ini disampaikan Purbaya usai rapat...
Dirjen SPSK Kemenkeu, Herman menegaskan, pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bertujuan untuk menarik investasi asing jangka panjang agar masuk RI.
Investor bisa mendapatkan insentif PPh nol persen di PFII dengan kriteria tertentu.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi melibatkan aparat TNI dan Polri dalam pengawasan wajib pajak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI mengungkapkan mayoritas investor Surat Berharga Negara (SBN) ritel adalah usia produktif, terutama generasi milenial. Hal itu menunjukkan, masyarakat berusia muda cenderung berminat pada...
Kementerian Keuangan merespon pemberian outlook stabil terhadap Indonesia dari lembaga pemeringkat SdanP Global sebagai bentuk kepercayaan investor.
Kemenkeu menaksir Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bisa menarik investasi asing hingga Rp500 triliun masuk ke Indonesia.