BI Buka-bukaan Konsumsi Rumah Tangga RI Masih Perlu Digenjot | EQUITYWORLD SEMARANG
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga hingga kuartal II-2026, didorong oleh stimulus fiskal dan konsumsi pemerintah.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga hingga kuartal II-2026, didorong oleh stimulus fiskal dan konsumsi pemerintah.
Pemerintah menyiapkan peta jalan untuk mengintegrasikan produksi gula konsumsi dengan industri gula rafinasi seiring naiknya produksi dan upaya kurangi impor.
Bisnis FMCG Melaju di Kuatnya Konsumsi Masyarakat RI, Kinerja Unilever Kian Moncer
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank Faisal Rachman mengatakan konsumsi rumah tangga Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global dan kenaikan harga...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta kebijakan perlindungan terhadap industri dalam negeri, terutama industri penyedia bahan baku, terus diperkuat. Langkah itu dinilai penting agar kapasitas industri...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi pemerintah menjadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi di antara komponen pengeluaran lainnya, yakni 15,97 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada...
Jepang mendorong konsumsi tepung beras di tengah penurunan konsumsi beras. Pemerintah menargetkan permintaan tepung beras mencapai 130 ribu ton pada 2030.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia dinilai memiliki peluang menjadi pusat investasi sekaligus hub pertumbuhan industri baja di Asia Tenggara. Prospek tersebut didukung pertumbuhan konsumsi baja domestik, meningkatnya investasi sektor hilir, serta...
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkapkan Indonesia beruntung memiliki ekonomi yang solid
Kiwoom Sekuritas memandang kenaikan BI Rate tersebut sebagai "obat stabilisasi" ketimbang solusi penuh.