Ini Penyebab IHSG Ambles 5,2% ke Level 7.156 | EQUITYWORLD SEMARANG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pagi ini, Senin (9/3/2026), dan dibuka turun 362,24 poin atau -4,78% ke level 7.223,45.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pagi ini, Senin (9/3/2026), dan dibuka turun 362,24 poin atau -4,78% ke level 7.223,45.
IHSG melemah 2,02% di awal perdagangan, dipengaruhi perang AS-Israel dan lonjakan harga minyak. Bursa Asia juga mengalami penurunan.
Investor mencatatkan transaksi sebesar Rp17,65 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 34,32 miliar saham.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 115 poin atau 1,52 persen ke level 7.695 pada perdagangan Kamis (5/3).
IHSG dibuka melonjak 2,45% ke 7.762,33 pada perdagangan Kamis, didorong oleh penguatan saham blue chip. Total transaksi mencapai Rp 1,51 triliun.
Adapun harga buyback emas Antam hari ini berada di Rp2,794 juta per gram, turun Rp107 ribu dibandingkan posisi sebelumnya.
IHSG ditutup turun 0,91% ke 7.943,65. Sektor energi bertahan, sementara saham emas menjadi pemberat. Volatilitas pasar masih tinggi.
IHSG menguat 0,54% di pembukaan, meski pasar diperkirakan menghadapi tekanan. Inflasi Februari 2026 tertinggi sejak April 2025, surplus perdagangan positif.
IHSG ambles 0,31% pada perdagangan Jumat, tertekan aksi jual investor. Saham big caps seperti BBCA dan BBRI jadi penyebab utama penurunan indeks.
Harga emas Antam hari ini naik Rp9 ribu dibandingkan harga sebelumnya Kamis (26/2) yang berada di level Rp3,039 juta per gram.