Bos Artha Graha Nilai Indonesia Masih Menarik bagi Investor Global | EQUITYWORLD SEMARANG
Tomy Winata optimis terhadap prospek investasi Indonesia meski ada ketidakpastian global, tekankan pentingnya persatuan dan kepatuhan regulasi.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Tomy Winata optimis terhadap prospek investasi Indonesia meski ada ketidakpastian global, tekankan pentingnya persatuan dan kepatuhan regulasi.
Damai AS-Iran Masih Tak Pasti, Harga Emas-Batu Bara Terkoreksi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai membawa sentimen positif bagi perekonomian global. Namun, dampaknya terhadap penguatan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan domestik diperkirakan...
Harga emas Antam hari ini 16 Juni 2026 stabil di Rp2,729 juta per gram. Buyback bertahan Rp2,5 juta per gram, berikut daftar harga terbaru seluruh pecahan.
Perdamaian Iran dan Amerika Serikat masih belum berjalan mulus. Teheran belum memutuskan kesepakatan, sementara bentrokan dan penolakan terus terjadi.
ANTM diprediksi prospektif berkat kinerja solid di segmen emas dan nikel. Analis merekomendasikan strategi beli dengan target harga Rp 3.000-Rp 3.600.
Harga beli dan jual dolar Amerika Serikat (AS) berangsur menurun, seiring dengan menguatnya nilai tukar rupiah pasca kenaikan BI Rate.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Munculnya narasi yang mengaitkan pelemahan nilai tukar rupiah dengan kemungkinan terjadinya Reformasi Jilid II dinilai tidak memiliki dasar yang kuat. Kondisi ekonomi Indonesia saat ini disebut masih...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa pensiun sering dipandang sebagai waktu untuk beristirahat setelah bertahun-tahun bekerja. Namun, kini semakin banyak orang yang melihat masa pensiun sebagai kesempatan menjalani aktivitas baru yang...
JP Morgan memproyeksikan harga emas dunia akan mencapai US$ 6.000 per ounce pada 2026, didorong oleh ketegangan geopolitik dan permintaan yang tinggi.