IHSG Melemah, Saham Tambang Tertekan | EQUITYWORLD SEMARANG
Secara teknikal IHSG diprediksi masih melanjutkan pelemahan. Selain faktor global, tekanan juga datang dari emiten berbasis metal mining.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Secara teknikal IHSG diprediksi masih melanjutkan pelemahan. Selain faktor global, tekanan juga datang dari emiten berbasis metal mining.
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.382 per dolar AS pada Jumat (8/5) sore, melemah 49 poin atau 0,28 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (8/5/2026).
IHSG turun tipis setelah reli pada beberapa sesi perdagangan pekan ini. IHSG melemah 0,08 persen atau 5,85 poin ke level 7.168,47 pada sesi pertama perdagangan hari ini.
Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah akibat ketegangan antara AS dan Iran. Harga minyak melonjak, sementara indeks saham utama mengalami penurunan.
PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Amerika Serikat melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada perdagangan Rabu (6/5), setelah Washington memberi sinyal semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Iran. Sentimen tersebut…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Dipo Satria Ramli menilai daya beli masyarakat yang berkaitan erat dengan konsumsi rumah tangga perlu dijaga untuk menopang...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menghadap Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada Selasa (5/5/2026) malam, membahas data...
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun di bawah level 7.000 di tengah tekanan sentimen global yang belum mereda. Ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung berhati-hati terhadap pasar negara...