Pemerintah Tanggapi Positif Penilaian ADB dan FTSE Russel | EQUITYWORLD SEMARANG
Laporan ADB dalam Asian Development Outlook April 2026 memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada 2026 dan 2027.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Laporan ADB dalam Asian Development Outlook April 2026 memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada 2026 dan 2027.
Pemerintah tengah menyiapkan respons atas investigasi Section 301 yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pihaknya telah berbicara dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) terkait rencana pendirian family office di Bali....
Purbaya menilai dukungan fiskal pemerintah cukup untuk merealisasikan program prioritas pemerintah. Namun, dukungan dari lembaga jasa keuangan juga penting.
Kemenko Perekonomian dukung ALFI Convex 2026 untuk transformasi dan efisiensi sektor logistik nasional karena biaya masih tinggi, capai 14% PDB.
Pemerintah memastikan kenaikan harga avtur tidak berdampak pada biaya haji dengan menggelontorkan anggaran sekitar Rp1,77 triliun dari APBN.
Pemerintah resmi meluncurkan Buku Saku "0%, Penerima Manfaat dan Penerima Kesejahteraan" sebagai upaya memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan pemerintah menahan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Mantan Kepala LPS itu menjelaskan, kebijakan tersebut untuk menjaga laju ekonomi agar…
PT Equityworld Futures Semarang β Harga perak (XAG/USD) bertahan menguat pada perdagangan Eropa hari Senin (6/4), diperdagangkan di sekitar US$73,30 per troy ounce setelah memulihkan pelemahan intraday. Dukungan datang dari…
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kemasan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) ukuran 2 kg saat ini masih didesain