Video: Ada Perang Iran-Penilaian Moody’s, Investor Asing Pilih Kabur? | EQUITYWORLD SEMARANG
Seperti apa dampak serbuan sentimen dalam negeri terkait MSCI, Moody's hingga Fitch Ratings hingga perang Iran terhadap pasar saham dan obligasi RI?
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Seperti apa dampak serbuan sentimen dalam negeri terkait MSCI, Moody's hingga Fitch Ratings hingga perang Iran terhadap pasar saham dan obligasi RI?
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Idul Fitri 1447 Hijriah datang di tengah situasi global yang tidak menentu. Konflik Iran dengan Israel yang melibatkan Amerika Serikat serta penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran terhadap...
Negara-negara Asia dilaporkan mulai beralih ke batu bara untuk menjaga pasokan energi akibat konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Bursa saham AS ditutup melemah akibat lonjakan harga minyak dan sinyal inflasi tinggi. Indeks utama Wall Street turun, dipicu ketegangan geopolitik.
Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ibrahim Zolfaghari, menyindir Donald Trump dalam sebuah video yang dirilis oleh Al Jazeerah pada Selasa lalu 17 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sektor pariwisata nasional diprediksi terdampak karena perang di Timur Tengah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Indonesia perlu segera melakukan reformasi sektor pariwisata guna memitigasi dampak...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat perang terhadap Iran memasuki hari ke-18, harga emas, yang biasanya dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian, justru tetap stabil secara tak terduga. Sejak Amerika...
BI mengungkap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didorong permintaan domestik meski terpengaruh perang Timur Tengah. Inflasi dan investasi tetap terjaga.
Prospek pertumbuhan ekonomi global akan semakin meredup imbas dari konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Presiden AS Donald Trump pada hari Senin, 16 Maret 2026, mengatakan bahwa ia berupaya menunda kunjungannya ke China awal April ini karena sedang berperang melawan Iran