Kenapa Wamenkeu Yakin Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen per Kuartal I | EQUITYWORLD SEMARANG
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan alasan di balik keyakinan pertumbuhan ekonomi adalah meningkatnya pendapatan negara, khususnya pajak.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan alasan di balik keyakinan pertumbuhan ekonomi adalah meningkatnya pendapatan negara, khususnya pajak.
"Modal" Insurtech Raih Pertumbuhan Bisnis Asuransi Saat Perang Berkecamuk
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada awal tahun. Penyaluran tunjangan hari raya (THR) serta stimulus fiskal mendorong perputaran uang di masyarakat tetap...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) sempat menjadi perbincangan hangat publik usai merilis data-data pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu yang dinilai janggal, terutama pertumbuhan ekonomi pada kuartal II...
Purbaya menjelaskan, selain menjaga stabilitas, pemerintah akan menggeser fokus pembangunan guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif serta bernilai tambah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, Indonesia tengah menggeser fokus ke pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) mulai menggeser arah bisnisnya dengan masuk ke layanan terapi regeneratif, di tengah tekanan daya beli masyarakat dan keterbatasan pertumbuhan bisnis laboratorium....
Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.
Satgas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketua I dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai Ketua II.
IMF mengatakan perekonomian di seluruh dunia terdampak konflik Timur Tengah melalui kenaikan harga komoditas, inflasi, dan sentimen di pasar keuangan.