Harga Plastik Naik, Purbaya Ungkap Biang Keroknya | EQUITYWORLD SEMARANG
Menteri Keuangan Purbaya menyebut kenaikan harga plastik dipicu bahan baku global seperti nafta dan petroleum serta belum ada pembahasan insentif industri.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya menyebut kenaikan harga plastik dipicu bahan baku global seperti nafta dan petroleum serta belum ada pembahasan insentif industri.
Wakil Menteri Perindustrian menilai minyak sawit mentah punya peluang dijadikan bahan baku plastik.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah terus mengupayakan diversifikasi bahan baku serta mendorong pemanfaatan daur ulang guna menjaga ketersediaan plastik nasional di tengah tekanan geopolitik...
Pemerintah menegaskan terus mengupayakan diversifikasi bahan baku hingga mendorong pemanfaatan daur ulang guna menjaga ketersediaan plastik nasional di tengah tekanan.
Agus menjelaskan tekanan di industri plastik tak lepas dari perang Timur Tengah yang berdampak pada pasokan nafta, bahan baku utama industri petrokimia.
Kenaikan harga kemasan plastik terjadi secara menyeluruh di semua toko grosir.
Kepala Dinkopumdag Surabaya mengatakan kenaikan harga ini dipicu oleh naiknya harga minyak yang menjadi bahan baku plastik, akibat konflik di Timur Tengah.
Dirut Bos ID Food menyatakan kemasan plastik sangat penting untuk produk pangan seperti beras dan minyak goreng hingga pupuk.
Bos ID Food Ghimoyo menjelaskan kebutuhan plastik digunakan untuk berbagai hal, mulai dari beras, minyak goreng, bahkan pupuk juga butuh karung dari plastik.
Kenaikan harga kemasan akan memicu efek domino pada harga pangan di pasar, mengingat plastik adalah komponen pengemasan utama.