Rekor 72 Surplus Neraca Dagang Tamat di Mei, Lampu Kuning Ekonomi RI? | EQUITYWORLD SEMARANG
Defisit dagang usai 72 bulan surplus memunculkan pertanyaan, apakah sekadar gangguan sementara atau sinyal ekonomi RI mulai melemah.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Defisit dagang usai 72 bulan surplus memunculkan pertanyaan, apakah sekadar gangguan sementara atau sinyal ekonomi RI mulai melemah.
Defisit dagang usai 72 bulan surplus memunculkan pertanyaan, apakah sekadar gangguan sementara atau sinyal ekonomi RI mulai melemah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. Kondisi tersebut mengakhiri tren surplus neraca perdagangan yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut sejak...
Timnas Inggris menutup fase Grup L Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Panama di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu waktu setempat. Hasil ini memastika
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM, anggota Grup MIND ID, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Kantor INALUM, Gedung Energi, Sudirman Central...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Blue Bird Tbk (BIRD) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp166 per saham untuk tahun buku 2025. Jumlah ini mencerminkan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) akan membagikan dividen sebesar Rp 5,04 triliun kepada para pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan 70 persen...
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar AS dan menembus rekor terlemah sepanjang sejarah perdagangan modern pada perdagangan Rabu (3/6) pagi.
Bursa saham Asia-Pasifik menguat, dengan indeks Jepang mencapai rekor tertinggi. Ketegangan AS-Iran mempengaruhi pasar, sementara harga minyak terus naik.
Guru Besar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menilai, pelemahan rupiah ini membawa sinyal dan makna yang lebih dalam dari sekadar fluktuasi angka.