IHSG Loyo Hari Ini, Saham Prajogo Kasih Tekanan Terbesar | EQUITYWORLD SEMARANG
IHSG ditutup di zona merah, merosot 39,89 poin ke 7.594,11. Tekanan dari emiten besar dan volatilitas pasar diperkirakan berlanjut pekan ini.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
IHSG ditutup di zona merah, merosot 39,89 poin ke 7.594,11. Tekanan dari emiten besar dan volatilitas pasar diperkirakan berlanjut pekan ini.
Investor asing mencatatkan net buy Rp34,2 miliar pada sesi I, dengan fokus pada saham big caps seperti BRMS dan BBCA, sementara melepas saham energi.
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan kuotasi Liquidity Provider saham pada hari ini, Senin (20/4).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami tekanan secara tahunan alias year to date (YTD) dan merosot sebanyak 11,71%.
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham PT BSA Logistics (WBSA) untuk melindungi investor setelah lonjakan harga signifikan.
IHSG diproyeksi akan melanjutkan penguatan pada sesi perdagangan Senin, 20 April 2026. Posisi terakhir IHSG berada di lebel 7.634 usai naik tipis 0,17 persen pada Jumat.
IHSG ditutup naik 0,17% pada Jumat lalu, menguat 2,35% sepanjang pekan. Investor asing jual bersih Rp1,6 triliun, namun beberapa saham diborong.
IHSG ditutup naik 0,17% di level 7.634,004 pada 17 April 2026. Investor asing jual bersih Rp1,6 triliun, dengan BBCA dan BBRI jadi saham terjual terbanyak.
Analis memproyeksi pergerakan IHSG pada pekan ini masih memiliki peluang menguat, tetapi cenderung terbatas. Berikut saham-saham yang berpeluang cuan.
Investor asing mencatatkan net sell Rp454 miliar, dengan tekanan pada saham perbankan. Rotasi sektor terlihat ke komoditas dan energi.