OJK Buka Data Pemilik Saham Konsentrasi Tinggi, Belajar dari Bursa Ini | EQUITYWORLD SEMARANG
OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi membuka data terkait High Shareholding Concentration (HSC).
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi membuka data terkait High Shareholding Concentration (HSC).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku regulator pasar modal sedang menyiapkan strategi salam memitigasi penurunan IHSG.
Bursa Efek Indonesia menegaskan bahwa indikator High Speculative Concentration (HSC) bukan pelanggaran, melainkan pengingat risiko bagi investor.
IHSG turun 2,19% ke 7.026,78, asing catat jual bersih. DSSA siap stock split 1:25, isu free float jadi sorotan pasar di tengah sentimen global.
Investor asing masih melakukan net foreign buy di beberapa saham meski pasar saham domestik tertekan. AADI, EMAS, dan MSIN jadi incaran utama.
OJK, BEI, dan KSEI resmi buka data konsentrasi kepemilikan saham tinggi untuk transparansi pasar modal.
IHSG rawan melanjutkan koreksi pada pekan ini, dengan sentimen utama dari konflik Timur Tengah. Sederet saham berpeluang tangguh pada kondisi tersebut.
Bank Mandiri mengalihkan hampir seluruh saham PT Mandiri Manajemen Investasi senilai Rp1 triliun. Transaksi ini merupakan langkah restrukturisasi internal.
Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada 3 April 2026, didorong harapan pembukaan Selat Hormuz.
BEI mengatakan pengumuman HSC merujuk pada praktik yang diterapkan di Hong Kong.