Bursa Asia Menguat Mengekor Wall Street yang Pecah Rekor | EQUITYWORLD SEMARANG
Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada 30 Juni 2026, didorong optimisme investor setelah meredanya ketegangan AS-Iran. Indeks Wall Street juga naik signifikan.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada 30 Juni 2026, didorong optimisme investor setelah meredanya ketegangan AS-Iran. Indeks Wall Street juga naik signifikan.
IHSG dibuka menguat 30 poin atau 0,50 persen di level 6.207 pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Juni 2026 dan diprediksi datar (sideways) cenderung melemah hari ini.
Bursa saham Asia-Pasifik melemah akibat ketegangan AS-Iran, memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global. Indeks saham turun di berbagai negara.
IHSG dibuka menguat 11 poin atau 0,19 persen di level 6.207 pada pembukaan perdagangan Rabu, 3 Juni 2026, namun diprediksi bakal terkoreksi pada perdagangan hari ini.
IHSG dibuka anjlok 138 poin atau 2,06 persen di level 6.584 pada pembukaan perdagangan Senin, 18 Mei 2026 & diprediksi IHSG berpotensi terkoreksi di perdagangan hari ini.
Bursa saham Korsel mencetak sejarah baru dengan indeks Kospi menembus 8.000, didorong oleh lonjakan industri AI dan saham semikonduktor.
Bursa saham AS mencetak rekor baru, didorong lonjakan saham teknologi AI dan optimisme hubungan dagang AS-China.
IHSG dibuka menguat 11 poin atau 0,17 persen di level 7.001 pada pembukaan perdagangan Selasa, 7 April 2026 dan diprediksi rebound pada perdagangan hari ini.
IHSG dibuka menguat 101 poin atau 1,43 persen di level 7.149 pada pembukaan perdagangan Rabu, 1 April 2026 dan diprediksi berpotensi menguat pada perdagangan hari ini.
Wall Street ditutup menguat setelah Trump menunda serangan ke Iran, dengan DJIA naik 1,38%. Optimisme pasar meningkat meski ada penolakan dari Iran.