Rupiah Tembus Rp17.600, Masihkah Tepat Investasi Dolar? | EQUITYWORLD SEMARANG
Perencana keuangan membagikan sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum investasi forex saat rupiah menembus level psikologis Rp17.600 per dolar AS.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Perencana keuangan membagikan sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum investasi forex saat rupiah menembus level psikologis Rp17.600 per dolar AS.
FAO PBB memperingatkan risiko plastik daur ulang pada kemasan makanan dan mendorong standar global untuk mencegah kontaminasi kimia pada pangan. Baca di sini
REPUBLIKA.CO.ID, BONTANG -- Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp 7 triliun. Di saat yang sama, pemerintah...
World Gold Council nilai permintaan emas melonjak ke rekor US$193 miliar, naik 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak turun pada Rabu, memutus reli tiga hari ketika pelaku pasar menunggu perkembangan gencatan senjata yang rapuh di Timur Tengah dan menjelang pertemuan tingkat…
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat 1 juta nasabah tabungan emas per April 2026, dengan pertumbuhan fee based income mencapai 2.700% secara tahunan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah menembus level Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (12/5/2026), tertinggi sepanjang sejarah. Pada pekan ini, mata uang Garuda diprediksi dapat mencapai...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terus tertekan dan pada perdagangan Selasa (12/5/2026) sempat menyentuh level Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan rupiah tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap risiko...
Pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2026 yang mencapai 5,61 persen tak serta merta membuat rupiah menguat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan mulai membantu Bank Indonesia untuk mengendalikan tekanan kurs