Breaking! Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi | EQUITYWORLD SEMARANG
Tekanan terhadap rupiah semakin dalam pada perdagangan Senin (6/7/2026). Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus level psikologis Rp18.000/US$.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Tekanan terhadap rupiah semakin dalam pada perdagangan Senin (6/7/2026). Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus level psikologis Rp18.000/US$.
Harga emas Pegadaian pada hari ini, Sabtu 4 Juli 2026, kompak naik. Diantaranya adalah harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 mengalami kenaikan di seluruh ukuran.
Telkom Indonesia mencatat pendapatan Rp62,36 triliun hingga Mei 2026, didorong oleh layanan data. Transformasi digital jadi kunci daya saing ekonomi nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, kinerja pasar modal Indonesia pada sepanjang 2025 mampu tumbuh positif, di tengah tantangan dinamika global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengungkapkan harga Pertamax bisa mencapai Rp20 ribu per liter apabila dijual mengikuti harga keekonomiannya.
Mata uang Garuda kembali mengawali perdagangan Rabu (24/6/2026) di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Piutang PT PLN (Persero) kepada pemerintah tercatat sebesar Rp 110,74 triliun hingga 31 Desember 2025. Dalam Laporan Keuangan Konsolidasian PLN 2025 yang telah diaudit, nilai tersebut melonjak...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga minyak dunia kembali bergerak di atas level 80 dolar AS per barel pada awal pekan seiring munculnya keraguan pasar terhadap implementasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Limbah kelapa sawit yang selama ini kurang dimanfaatkan mulai menjadi sumber ekonomi baru bagi petani dan pelaku usaha kecil. Sebanyak 28 ton lidi sawit dari perkebunan di...
Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menunjukkan, jumlah investor aset kripto nasional hingga April 2026 telah mencapai 21,7 juta pengguna.