BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur | EQUITYWORLD SEMARANG
BPS luncurkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur, Kepala BPS menekankan pentingnya data akurat untuk kebijakan pembangunan dan transformasi ekonomi.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
BPS luncurkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur, Kepala BPS menekankan pentingnya data akurat untuk kebijakan pembangunan dan transformasi ekonomi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Institute for Development of Economics & Finance (Indef) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mengalami perlambatan sebesar 0,21 persen apabila konflik Timur Tengah yang disertai dengan lonjakan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) tidak mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang rendah di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. BI memprediksi pertumbuhan ekonomi global mencapai 3 persen, meskipun perang...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada Rabu (3/6/2026) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada 2026 diperkirakan melambat tajam menjadi 2,1 persen dari 3,4 persen...
Jepang sepakat untuk mengucurkan enyetujui subsidi senilai US$3,2 miliar untuk meringankan biaya energi di tengah Ketegangan Timur Tengah.
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menegaskan negara-negara Timur Tengah tidak lagi menjadi tameng pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyebut jumlah korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) paling banyak terjadi dari wilayah Jawa Timur.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jepang mengurangi impor minyak dari Timur Tengah sebesar 67,2 persen dibanding April tahun lalu, menurut statistik perdagangan luar negeri yang dirilis Kementerian Keuangan Jepang, Kamis (21/5)....
Pasar saham Asia melemah akibat lonjakan imbal hasil obligasi AS dan ketegangan geopolitik. Indeks utama turun, sementara kontrak berjangka AS sedikit naik.
Bursa saham Asia-Pasifik melemah akibat kekhawatiran konflik Timur Tengah.