0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Amerika Serikat melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada perdagangan Rabu (6/5), setelah Washington memberi sinyal semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Iran. Sentimen tersebut menekan permintaan terhadap dolar sebagai aset aman, sementara yen Jepang melonjak tajam ke level tertinggi lebih dari dua bulan.

Yen sempat menguat hingga 1,8%, membawa pasangan USD/JPY turun ke sekitar 155, level terlemah dolar terhadap yen sejak 24 Februari. Pergerakan cepat ini memicu spekulasi bahwa otoritas Jepang kembali melakukan intervensi untuk menopang mata uangnya.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama sebelumnya memperingatkan pasar terhadap pergerakan spekulatif di pasar valuta asing. Ia menegaskan Jepang siap mengambil langkah tegas jika pelemahan yen dinilai terlalu ekstrem, sejalan dengan pernyataan bersama Jepang dan Amerika Serikat tahun lalu.

Tekanan terhadap dolar juga meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menghentikan sementara operasi untuk membantu kapal-kapal melewati Selat Hormuz, karena ada kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran. Pernyataan ini membuat harga minyak turun, dengan Brent melemah lebih dari 2,5% ke sekitar US$106 per barel.

Mata uang utama lain ikut menguat terhadap dolar. Euro naik 0,4% ke US$1,1735, pound sterling menguat 0,4% ke US$1,3598, sementara dolar Australia naik 0,8% ke US$0,724, mendekati level tertinggi dalam empat tahun setelah Reserve Bank of Australia kembali menaikkan suku bunga.

Fokus pasar kini beralih ke rilis non-farm payrolls AS pekan ini untuk menilai apakah ekonomi Amerika masih cukup kuat atau justru membuka peluang pemangkasan suku bunga The Fed.

PT Equityworld Futures Semarang

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By ewfsmg

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *