Bursa Asia Ambruk Berjamaah, Investor Khawatir Konflik Timur Tengah | EQUITYWORLD SEMARANG
Pasar saham Asia-Pasifik melemah akibat ketidakpastian konflik AS-Iran. Trump perpanjang batas waktu serangan, membuka peluang negosiasi.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pasar saham Asia-Pasifik melemah akibat ketidakpastian konflik AS-Iran. Trump perpanjang batas waktu serangan, membuka peluang negosiasi.
IHSG turun 1,89% ke 7.164,09 pada 26 Maret 2026, dengan nilai transaksi Rp32,34 triliun. Investor asing mencatat penjualan bersih Rp20,71 triliun.
IHSG melemah 1,61 persen atau 114,92 di awal pekan perdagangan, Senin, 16 Maret 2026. Analis beberkan berbagai sentimen yang menyebabkan indeks domestik lesu.
IHSG turun 3,05% ke 7.137 disertai net sell asing Rp221 miliar. BUKA berbalik laba Rp3,14 triliun, sementara ASII menyiapkan buyback saham hingga Rp2 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kuasa menahan tren koreksi di tengah sentimen konflik geopolitik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 3,05 persen ke level 7.137 pada perdagangan Jumat (13/3) sore.
Bursa Asia anjlok di awal perdagangan setelah IEA membuka keran cadangan minyak darurat untuk meredam gejolak harga energi akibat meningkatnya tensi konflik Timteng.
IHSG turun 3,27% ke 7.337 meski asing net buy Rp1,11 T. Tekanan datang dari outlook negatif Fitch pada bank BUMN, sementara bursa AS justru menguat.
Investor asing melakukan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia pada 9 Maret 2026, dengan Bank Mandiri menjadi saham yang paling banyak dilepas.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk di awal pekan ini dengan menyentuh level terendah minus -5,2% ke level 7.156.