HMSP Pertahankan Kepemimpinan di Tengah Tantangan Industri Tembakau | EQUITYWORLD SEMARANG
HM Sampoerna umumkan kinerja 2025, dengan penjualan 79,4 miliar batang dan laba bruto Rp20,6 triliun. Sampoerna tetap fokus pada inovasi dan keberlanjutan.
PT. Equityworld Futures Cabang Semarang
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 7 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
HM Sampoerna umumkan kinerja 2025, dengan penjualan 79,4 miliar batang dan laba bruto Rp20,6 triliun. Sampoerna tetap fokus pada inovasi dan keberlanjutan.
Bursa saham Asia-Pasifik melemah akibat kekhawatiran konflik Timur Tengah.
IHSG masih berpotensi turun dalam sepekan ke depan dipengaruhi sejumlah sentimen eksternal maupun domestik. Berikut deret saham yang dinilai tangguh.
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin meminta pemerintah menyeimbangkan kepentingan buruh dan dunia usaha demi menjaga investasi dan lapangan kerja.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini menguat menjadi Rp 17.476 per dolar AS dari sebelumnya Rp 17.529 per dolar AS. Research and Development Indonesia...
Harga perak melonjak 7 persen mendekati Rp1,46 juta per ounce dipicu konflik Iran-AS, inflasi global, dan ketidakpastian suku bunga The Fed. Baca di sini
REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Dalam 5-10 tahun terakhir, banyak perubahan yang dirasakan masyarakat Papua Tengah, terutama di wilayah sekitar operasional PT Freeport Indonesia (PTFI). Dari bertambahnya lapangan kerja, meningkatnya akses...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I 2026 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat. Di balik pertumbuhan yang terlihat tinggi, tekanan terhadap kelas...
PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak stabil pada Senin (11/5) setelah Presiden Donald Trump menolak respons Iran atas proposal damai AS, mendorong harga minyak naik dan menghidupkan kembali…
Serangan udara Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar dibanding dengan pengakuan pemerintahan Donald Trump