0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak menguat pada Senin pagi (27/04) setelah rencana putaran kedua negosiasi damai antara AS dan Iran kembali gagal terbentuk. Hal ini memudarkan harapan pemulihan arus energi melalui Selat Hormuz dalam waktu dekat.

Kontrak Brent pada pengiriman Juni tercatat naik 2,4% ke US$107,88 per barel pada 05:04 a.m. ET, sementara WTI pengiriman Juni bertambah 2,2% ke US$96,48. Ketegangan di sekitar chokepoint energi itu juga meningkat setelah laporan menyebut Garda Revolusi Iran menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz.

ING menilai reli dipicu oleh runtuhnya upaya menghidupkan kembali pembicaraan damai, yang menghapus ekspektasi kelancaran kembali aliran energi. Menurut bank tersebut, minimnya kemajuan membuat pasar “semakin ketat” dari hari ke hari, sehingga harga perlu menyesuaikan ke level yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Axios melaporkan Iran menawarkan proposal baru kepada AS untuk membuka kembali Hormuz dan mengakhiri perang, sambil mengusulkan agar pembahasan nuklir ditunda. Namun ketidakpastian tetap tinggi karena sinyal politik dari kedua pihak belum menunjukkan jalur negosiasi yang jelas.

Lebih lanjut, Presiden AS Donald Trump pada Sabtu membatalkan rencana pengiriman utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi. Di sisi lain Teheran juga menyatakan tidak ada pertemuan yang direncanakan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengungkapkan memang sempat mengunjungi Islamabad pada akhir pekan, tetapi hanya bertemu pejabat Pakistan sebelum kembali. Dirinya juga menegaskan bahwa fokus pasar kini tertuju pada perkembangan di Hormuz dan setiap indikasi konkret terkait pembukaan kembali jalur energi.

PT Equityworld Futures Semarang

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By ewfsmg

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *